BAB
I
AKIDAH
KALIMAT THAYIBAH ARTI
KALIMAT ASTAGHFIRULLAHAL’AZIM
Pendahuluan
Pembelajaran
akidah ini akan difokuskan pada penerapan pelafalan kalimat thayibah dalam
kehidupan sehari-hari yaitu lafadz Astaghfirullahal’azim. Kalimat thayibah
merupakan kalimat yang baik, palafalannya dimaksudkan agar senantiasa mengingat
kebesaran Allah SWT. Untuk memahami lebih mendalam dari materi ini peserta
didik akan diajak untuk memahami1) Hakekat
kalimat tayyibah, 2)Mengapa dianjurkan mengucapkan astaghfirullahal’azim,
3)Waktu mengucapkan astaghfirullahal’azim
Dalam
mempelajari materi ini peserta didik akan dihimbau agar dapat belajar secara
mandiri sehingga pembelajaran aktif akan terlaksana dalam proses pembelajaran
kali ini. Pertama, peserta didik akan dijelaskan terlebih dahulu hakikat dari
kalimat thayibah yaitu astaghfirullahal’azim.
Kedua peserta didik diinstruksikan untuk mendiskusikan materi tersebut
dengan dibagi menjadi beberapa kelompok. Ketiga, sebagai kegiatan penutup,
peserta didik diperlihatkan video tentang kalimta astaghfirullahal’azim. Keempat, sebagai kegiatan lanjutan, peserta
didik diinstruksikan untuk menulis kaligrafi dari lafadz astaghfirullahal’azim.
Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran
Kompetensi Dasar
Setelah
pembelajaran ini selesai, diharapkan siswa-siswi mampu:
3.1
Mengetahui kalimat tayyibah misalnya
Astagfirullahal-‘azim.
4.1
Melafalkan kalimat tayyibah
misalnya Astagfirullahal-‘azim dan maknanya.
Indikator
Siswa-siswi mampu:
3.1.1
Peserta didik mengerti arti
kalimat thayibah misalnya (astaghfirullahal- ‘azim)
3.1.2
Peserta didik mampu menjelaskan
makna dari istighfar
4.1.1
Peserta didik mampu melafalkan
kalimat tayyibah misalnya Astaghfirullahal-‘azim
4.1.2 Peserta
didik mampu menulis dengan indah lafadz Astaghfirullahal-’azim
Waktu
4x45 menit
Materi Pokok
1.
Hakekat kalimat tayyibah
2.
Mengapa dianjurkan mengucapkan
astaghfirullahal’azim
3.
Waktu mengucapkan
astaghfirullahal’azim
Kegiatan
Pembelajaran I
|
Waktu
|
Langkah
pembelajaran
|
Metode
|
Bahan
|
|
15’
|
Kegiatan
Pendahuluan
1. Guru
menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
2. Guru
menyampaikan pentingnya pembelajaran ini.
3. Guru
melakukan tanya jawab dengan peserta didik tentang arti dari kalimat thayibah
4. Guru
menjelaskan hakekat dari kalimat thayibah dengan bahasanya sendiri untuk
memantapkan pemahaman dari peserta didik
|
Presentasi
Presentasi
Tanya
jawab
Diskusi
|
Slide powerpoint
2 - 4
Uraian
Materi-1
Uraian
Materi-1
|
|
60’
|
Kegiatan Inti
|
Kelompok
Kelompok
Individu
|
LK-1
Lembar (Kertas HVS)
|
|
10’
|
Kegiatan Penutup
1.
Peserta didik dan guru
merefleksikan dari pemahaman kalimat thayibah yaitu istighfar, guru
meperlihatkan video tentang kalimat thayibah yaitu Astaghfirullahal’azim
|
Presentasi
|
Video
|
|
5’
|
Kegiatan Tindak
Lanjut
1. Guru meminta siswa-siswi menulis
kaligrafi lafadz Astaghfirullahal’azim dengan
indah di kertas HVS yang diberikan oleh guru
2. Hasil karya dari kaligrafi lafadz
Astaghfirullahal’azim dikumpulkan
pada pertemuan berikutnya ditempelkan dipapan kreasi
|
Penugasan
|
LK-2
Lembar
(Kertas
HVS)
|
Lembar Kerja1
Diskusi
Kelompok:Kalimat thayibah Astaghfirullahal’azim

Petunjuk
1. Bekerjalah
dalam kelompok yang terdiri dari 4 orang, anggota kelompok terdiri dari
laki-laki dan perempuan.
2. Bacalah
Lembar Uraian Materi 1
3. Berdasarkan
uraian tersebut, buatlah rangkuman dari materi tersebut menggunakan bahasa
kalian sendiri
Uraian
Materi
Pengertian
Kalimat Thayyibah

Kalimat “thayyibah” adalah kalimat atau
ucapan yang baik, dari kata toyib yang artinya baik. Kalimat thayyibah yang
akan dipelajari di kelas 6 ini adalah astaghfirullahal’azim
yang biasa disebut kalimat istighfar. Kalimat thayibahmempunyai makna mensucikan
dan mengagungkan asma (nama) Allah SWT. Kalimat tayyibah astaghfirullahal’azim biasa diucapakan ketika kita melihat,
mendengar, dan mengalami sendiri suatu musibah dan juga saat kita mendapatkan
beban atau kesulitan.Mengucapkan kalimat thayyibah dapat bernilai ibadah dimata
Allah SWT karena selalu memuji dan mengagungkan asma Allah SWT.![]() |
|||
![]() |
|||

![]() |
|||
![]() |
|||
![]() |
![]() |
||||||
![]() |
|||||||
![]() |
|||||||


![]() |
|||
![]() |
|||


Agar lebih mudah memahami pelajaran
kalimat tayyibah kali ini akan diuraikan sebagai berikut:
Ø Arti kalimat asstaghfirullahal’azim
Ø Mengapa harus mengucapkan kalimat asstaghfirullahal’azim
Ø Kapan waktu mengucapkan kalimat asstaghfirullahal’azim
Pengertian
Kalimat Thayyibah
A. Arti
Kalimat asstaghfirullahal’azim
![]() |
Arti
kalimat astaghfirullahal’azim adalah “Aku mohon ampun kepada Allah SWT tuhan
yang maha agung”. Kalimat ini disebut juga dengan kalimat istighfar , yang berarti memohon ampun kepada Allah SWT . Kalimat
ini harus kita ucapkan saat kita melakukan kesalahan, baik kepada Allah SWT,
kepada teman/keluarga/adik/kakak (sesama manusia), atau makhluk hidup ciptaan
Allah SWT lainnya seperti tumbuhan dan hewan.
Orang yang
beristighfar atau memohon ampun kepada Allah SWT setelah melakukan kesalahan
kepada Allah SWT baik disengaja ataupun tidak , maka akan diampuni Allah SWT, sedangkan apabila kesalahannya
dengan hak orang lain, maka selain harus beristighfar atau memohon ampun kepada
Allah SWT dengan tulus, ia harus meminta maaf juga kepada orang tersebut, baru
setelah itu Allah SWT akan mengampuni.
Pada
dasarnya, kesalahan yang dilakukan oleh manusia itu terbagi menjadi dua yaitu:
a. Hak
Allah SWT
Hak Allah
SWT adalah kesalahan yang terkait langsung dengan Allah SWT, contoh kesalahan
yang terkait lansung dengan Allah SWT seperti menyekutukan Allah SWT, tidak
mendirikan shalat, malas mengaji.
b. Hak
adami
Hak adami
adalah kesalahan manusia yang terkait dengan sesama manusia, contoh kesalahan
yang terkait dengan manusia seperti berbohong, menggunjing, membentak.
B. Mengapa
kita harus beristighfar
Membaca
kalimat istighfar ini dimaksudkan sebagai salah satu ungkapan penyesalan atas
kesalahan yang telah kita lakukan. Maka dari itu kita harus selalu membaca
kalimat istighfar yaitu asstaghfirullahal-azim.
Nabi Muhammad SAW tanpa berbuat dosa tapi selalu memohon ampun kepada Allah
SWT dengan mengucapkan kalimat asstaghfirulahal’azim
sebanyak 100 kali setiap hari. Maka dari itu kita harus selalu mengucap
istighfar karena kita sebagai manusia biasa pasti pernah melakukan kesalahan
dan dosa.
Anjuran membaca istighfar itu
ditegaskan oleh Allah SWT dalam al-Qur’an surah an-Nasr ayat 3 sebagai berikut:
![]() |
Artinya: “Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohon ampunlah kepada-Nya.
Sesungguhnya Dia adalah Maha pemberi taubat”
Permohonan ampun kepada Allah SWT harus
dilakukan secara tulus atau tidak adanya paksaan dari siapapun karena kita
telah menyadari kesalahan kita.
C. Waktu
mengucapkan kalimat asstaghfirullahal’azim
Kalimat astaghfirullahal’azim atau
istighfar ada yang diucapkan pada saat-saat tertentu, contohnya:
1.
Ketika
berdo’a dan berdzikir Kalimat
astaghfirullahal’azim atau istighfar adalah salah satu kalimat yang selalu
dibaca ketika berdo’a dan berdzikir, tentunya setelah kita selesai mendirikan
sholat 5 waktu kita akan berdo’a dan berdzikir maka kita tentu juga akan
Ketika
berdo’a dan berdzikir Kalimat
astaghfirullahal’azim atau istighfar adalah salah satu kalimat yang selalu
dibaca ketika berdo’a dan berdzikir, tentunya setelah kita selesai mendirikan
sholat 5 waktu kita akan berdo’a dan berdzikir maka kita tentu juga akan
beristighfar.
2. Ketika
melakukan kesalahan dan kekeliruan
Semua manusia pasti pernah melakukan
kesalahan baik sengaja ataupun tidak karena manusia tempatnya salah dan dosa.
Contoh kesalahan yang tidak disengaja adalah ketika kita bercanda dengan teman
tidak sengaja kita menyakiti hatinya,maka
dari itu kita harus selalu mengucapkan istighfar.
3. Melupakan
kewajiban kepada Allah SWT
Contoh melupakan kewajiban kepada Allah
SWT adalah seperti saat kita lupa makan atu minum ketika berpuasa, lupa
berwudhu sebelum shalat, dan lain sebagainya. Jika mungkin itu terjadi maka
kita harus segera memperbaiki kesalahan tersebut dan pastinya mengucapkan
istighfar dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
Latihan 1
1.
Apa
yang dimaksud dengan kalimat Thayyibah?
2.
Apa
yang dimaksud dengan istighfar?
3.
Mengapa
kita harus beristighfar?
Lembar
Kerja 2
Menulis Lafadz Astaghfirullahal’azim dengan
indah
Petunjuk
1.
Setiap
siswa/siswi menulis lafadz Astaghfirullahal’azim
2.
Ditulis diatas kertas HVS berwarna
3.
Jarak
penulisan; atas : 2 cm, bawah : 2 cm, kanan : 2 cm dan kiri : 2 cm
4.
Tulislah lafadz
Astaghfirullahal’azim dengan indah dan kreasikan agar lebih menarik
5.
Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya dan
ditempelkan di papan kreasi
Lembar
kegiatan siswa
![j0237157[1]](file:///C:\DOCUME~1\SUTOYA~1.SPD\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image056.png)
Lembar Media1
Bentuk Media : Slide
Power Point
|
Slide 1
|
![]() |
|
Slide 2
|
![]() |
|
Slide 3
|
![]() |
|
Slide 4
|
![]() |
|
Slide 5
|
![]() |
|
Slide 6
|
![]() |
|
Slide 7
|
![]() |
|
Slide 8
|
![]() |
|
Slide 9
|
![]() |
|
Slide 10
|
![]() |
|
Slide 11
|
![]() |
![j0237157[1]](file:///C:\DOCUME~1\SUTOYA~1.SPD\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image056.png)
Lembar
Media 2

Bentuk
Media: Video
Penilaian
Ayo mengerjakan!!!
1. Tes tulis
Penilaian
tes tulis ini digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif siswa-siswi dalam
memahami materi Astaghfirullah, dengan format penilaian multiple choise dan
essay sebagai berikut:
A. Ayo beri tanda
(x) pada jawaban yang tepat!
1.
Apa
yang dimaksud dengan kalimat thayibah?
a.
Perumpamaan
yang baik
b.
Sikap
yang baik
c.
Kalimat
yang baik
2.
Kesalahan
di bawah ini yang termasuk hak Allah?
a.
Berbohong
kepada orang tua
b.
Lupa
shalat
c.
Memukul
kucing
3.
Mengapa
manusia sulit mencari kesalahannya sendiri?
a.
Kesalahannya
sedikit
b.
Kesalahan
orang lain lebih banyak
c.
Kesalahnnya
sendiri tidak terhingga
4.
Mengingat
kesalahan dimasa lampau bertujuan untuk?
a.
Merasa
kesalahannya sekarang lebih sedikit
b.
Memperbaiki
diri agar lebih baik
c.
Semakin
canggih dalam berbuat dosa
5.
Perbuatan
yang tidak pantas untuk mengucapkan istighfar?
a.
Lupa
mengerjakan sholat
b.
tidak
memenuhi panggilan orang tua
c.
Berbuat
curang ketika bermain dengan teman
6.
Salah
satu persyaratan yang harus dipenuhi agar taubat kita diterima Allah SWT
adalah...
a.
Meninggalkan
perbuatan dosa dan menyesalinya
b.
Tidak
merasa menyesal dan dosa
c.
Biasa-biasa
saja
7.
Apabila
kita mempunyai kesalahan kepada orang lain maka kita harus?
a.
Menyesali
dosa
b.
Baca
sholawat
c.
Meminta
maaf
8.
Berikut
ini yang bukan persyaratan taubat adalah?
a.
Istighfar
b.
Mengulangi
berbuat dosa lagi jika ada kesempatan
c.
Menyesali
perbuatannya
9.
Apabila
kita melakukan kesalahan kita wajib?
a.
Menangis
b.
Bertaubat
c.
Berdiam
diri
10. Taubat adalah merupakan suatu yang.....,
dilakukan bagi orang yang berdosa.
a.
Wajib
b.
Mubah
c.
Sunnah
B.
Ayo
menjawab pertanyaan berikut dengan benar,singkat, dan jelas!
1.
Astaghfirullahal’adzim artinya?
2.
Jelaskan arti kalimat thayibah?
3.
Mengapa kita harus senantiasa bertaubat?
4.
Tuliskan ayat yang menerangkan tentang anjuran beristighfar?
5. Jika
kita melakukan kesalahan, apa yang harus kita ucapkan?
Skoring
:
a. Multiple Choice = Jawaban Benar : Jumlah Soal x 50
b. Essay = Nilai setiap butir soal = 10
c. Skor akhir = Skor multiple choice + Essay : 2
2. Penilaian
Kinerja (Performance)
Penilaian
diarahkan pada:
1.
kemampuan
mengemukakan pendapat,
2.
kemampuan
bekerjasama,
3.
partisipasi
dalam diskusi, dan
4.
kemampuan
menanggapi masalah.
a.
Format Penilaian
|
No.
|
Nama
|
Nilai
|
|||
|
Mengemukakan
Pendapat
|
Bekerjasama
|
Partisipasi
|
Menanggapi
Masalah
|
||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
b. Rubrik Penilaian
|
Tingkat
Pencapaian
|
Kualifikasi
|
Deskripsi
|
|
90–100
80-89
65-79
55-64
10-54
|
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Sangat Kurang
|
|
c. Skor terentang antara: 10-100
3. Portofolio
Penilaian ini ditujukan untuk mengukur
kemampuan kreatifitas siswa-siswi di bidang seni kaligrafi.
a. Format penilaian:
|
No
|
Aspek Sikap
|
Skor
|
Catatan
|
||||
|
A
|
B
|
C
|
D
|
E
|
|||
|
1
|
Kebenaran tulisan Arab
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
Kerapian tulisan
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
Keindahan
tulisan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Rata-rata skor
|
|
|
||||
b. Rubrik Penilaian
|
Tingkat
Pencapaian
|
Kualifikasi
|
Deskripsi
|
|
90–100
80-89
65-79
55-64
10-54
|
A
B
C
D
E
|
Sangat
Baik
Baik
Cukup
Kurang
Sangat
Kurang
|
c. Skor terentang antara: 10-100
4. Sikap
Agar dapat
melakukan penilaian sikap yang tercermin dari keimanan siswa-siswi terhadap
sifat-sifat Allah dalam Kalimat thayibah, setiap siswa dinilai oleh dirinya
sendiri, teman sejawat, dan orang tua melalui format penilaian sebagai
berikut:
a.
Format
Penilaian:
|
No
|
Aspek Sikap
|
Skor Tercapai
|
Catatan
|
||||
|
A
|
B
|
C
|
D
|
E
|
|||
|
1
|
Senantiasa bersikap dan berperilaku baik kepada sesama teman
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
Berusaha
meminta maaf apabila melakukan kesalahan kepada sesama teman.
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
Memelihara
kesucian dirinya dari segala noda dan dosa
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
Senantiasa berdoa dan beristighfar apabila telah
melakukan kesalahan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Rata-rata skor tercapai
|
|
|
||||
b. Rubrik Penilaian seperti
penilaian portofolio
c. Skor terentang antara: 10-100
Penentuan
Penilaian Akhir:
Total Skor Akhir = ST + SK + SP
+ SS
4
ST
= Skor Tes Tulis
SK
= Skor Kinerja (performance)
SP
= Skor Portofolio
SS
= Skor Sikap























Tidak ada komentar:
Posting Komentar