Rabu, 13 Desember 2017

Materi Sumber energi bunyi elas IV SD/MI




BAHAN AJAR
Wave:   














Pentagon: Ayo mengamati



Text Box:  
Gambar 1.1 
 Sirine mobil yang menjadi sumber bunyi.
Sumber : 4muda.com


Rounded Rectangle: Setiap hari kita mendengar berbagai macam bunyi, ada yang keras, lemah, tinggi, dan ada pula yang rendah. Bunyi yang kita dengar dihasilkan oleh sumber bunyi. Dari manakah sumber bunyi itu berasal? Bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.
 





















    
Pentagon: Ayo belajar

A. Sumber Energi Bunyi


Text Box:  
Gambar 1.2 
 Gelombang longitudinal
Sumber: agildisini.blogspot.com

                
                 Sumber energi bunyi ada bermacam-macam. Benda-benda yang menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi. Kita juga dapat menghasilkan bunyi karena mempunyai pita suara. Ketika kita bercakap-cakap pita suara yang ada di dalam tenggorokan bergetar. Alat-alat musik juga merupakan sumber bunyi. Ada bermacam-macam cara untuk memainkan alat musik agar berbunyi. Sebagai contoh gitar dan kecapi. Alat ini dapat menghasilkan bunyi jika dawainya dipetik. Seruling dan terompet jika ditiup akan menghasilkan bunyi.
                 Bunyi adalah gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarannya searah dengan arah rambatnya, apabila arah getarannya kekanan maka arah rambatnya juga kekanan. Sedangkan medium adalah alat atau media.
                
                

                

                 Sebagian besar alat musik dilengkapi resonator. Resonator merupakan  ruang udara yang berfungsi untuk memperkuat bunyi. Alat musik yang dilengkapi resonator  antara lain gitar dan biola seperti Gambar 1.3. Ketika senar pada gitar dipetik, akan terjadi getaran pada senar tersebut. Adanya getaran senar menyebabkan bergetarnya udara di dalam kotak gitar. Peristiwa ini disebut resonansi.
                
Rounded Rectangle: Sumber : noeraarifinyusuy.blogspot.com
Gambar 1.3
Resonator pada gitar berupa “ruang udara”
Resonansi inilah yang menyebabkan bunyi menjadi lebih kuat. Bunyi akan terdengar kuat ketika kita berada di dekat sumber bunyi. Bunyi terdengar semakin melemah jika kita menjauhi sumber bunyi. Bunyi yang dihasilkan berbagai benda ada yang kuat, lemah, melengking, atau bernada rendah.


B.



Jenis-Jenis Bunyi


1. Infrasonik
Infrasonik adalah bunyi yang sangat lemah. Jumlah getaran bunyinya kurang dari 20 getaran per detik. Kita tidak dapat mendengarkan bunyi ini. Hanya hewan-hewan seperti jangkrik, angsa, dan anjing yang dapat mendengarkannya.

2. Audiosonik
Audiosonik adalah jenis bunyi yang dapat kita dengar. Jumlah getaran bunyinya berkisar antara 20 sampai 20.000 getaran per detik.

3. Ultrasonik
Ultrasonik adalah bunyi yang sangat kuat, di atas audiosonik. Jumlah getaran bunyinya lebih dari 20.000 getaran per detik. Bunyi ini juga tidak dapat kita dengar. Hewan yang dapat menangkap bunyi ini, misalnya. kelelawar dan lumba-lumba.


C.  Sifat-sifat Energi bunyi
          Energi bunyi mempunyai sifat dapat berpindah ke tempat lain dengan cara merambat melalui media tertentu. Selain itu, bunyi juga dapat dipantulkan dan dapat diserap.

1. Energi bunyi dapat Merambat Melalui Benda Padat, Gas, dan cair
Getaran bunyi merambat dalam bentuk
Rounded Rectangle: Gambar 1.5
Riak-riak gelombang air
Sumber: Buku IPA Kelas 4 SD Salingtemas

gelombang. Oleh karena itu, bunyi yang merambat disebut gelombang bunyi. Gelombang bunyi dapat merambat melalui zat padat, cair, gas. Perambatan berlangsung paling cepat melalui udara. Gelombang bunyi tersebut mirip seperti gelombang air. Perhatikan gambar disamping! Jika kita melempar kerikil ke dalam air yang tenang, terbentuklah gelombang air.





Flowchart: Alternate Process: Bagaimanakah arah merambatnya bunyi? Lakukan kegiatan berikut agar kamu dapat menjawabnya!
 








 

























 



































Rounded Rectangle: Sekarang, cobalah membunyikan alat  musik yang kalian bawa agar menjadi sebuah sumber bunyi
 


































Pentagon: Kunci LKS 1


 





























 




























 









 
 




















Rounded Rectangle: Gambar 1.6
Dinding studio dilapisi peredam bunyi
Sumber: hargaperedamsuara.com
Ketika merambat ke tempat lain, bunyi dapat mengenai benda-benda di sekitarnya. Apa yang terjadi jika bunyi mengenai tembok atau benda lainnya? Bunyi yang mengenai permukaan suatu benda dapat dipantulkan ataupun diserap. Jika bunyi mengenai dinding, akan dipantulkan. Oleh karena itu, bunyi tersebut mengalami pemantulan. Biasanya benda yang keras, rapat, dan mengkilat bersifat memantulkan bunyi. Apa yang terjadi ketika bunyi itu mengenai stirofoam atau gabus? Bunyi radio yang terlebih dahulu mengenai stirofoam akan terdengar lebih lemah. Lemahnya bunyi ini terjadirena sebagian bunyi itu diserap. Umumnya benda atau bahan yang berpori bersifat menyerap bunyi. Benda lain yang dapat menyerap bunyi yaitu karpet. Benda-benda yang dapat menyerap bunyi dinamakan peredam bunyi. Bahan-bahan ini banyak dipasang pada dinding sebelah dalam ruangan studio musik ataupun studio rekaman. Dengan dilapisi peredam bunyi, suara musik yang keras tidak terdengar dari luar studio.
Selain itu, pemasangan peredam bunyi juga untuk menghindari terjadinya gaung. Apakah gaung itu?
Gaung adalah bunyi pantul yang terdengar kurang jelas atau tidak sejelas bunyi aslinya. Gaung terjadi karena bunyi pantul bercampur dengan bunyi asli. Akibatnya, bunyi pantul ini mengganggu pendengaran. Gaung dapat terjadi di dalam gedung bioskop, gedung konser, atau gedung pertemuan. Oleh karena itu, untuk meniadakan gaung pada gedung bioskop atau gedung pertemuan perlu dipasangi bahan peredam bunyi.
Gema adalah bunyi pantul yang terdengar jelas seperti bunyi aslinya. Gema terjadi jika jarak antara sumber bunyi dan dinding pemantul bunyi cukup jauh. Gema akan terjadi jika kita berteriak di tengah-tengah stadion sepak bola atau di lereng bukit. Jenis bunyi pantul lain adalah bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli. Sifat bunyi pantul ini yaitu memperkuat bunyi asli. Contohnya suara kita ketika bernyanyi di dalam kamar mandi.



 



1.






























Pentagon: Kunci LKS 2


 






























Double Wave: Media Pembelajaran

 






















1.     Buku Paket siswa
2.    LCD dan proyektor
3.    Power Point (terlampir)
4.    Media eksperimen 1
A.  Alat dan Bahan:
Ø  Baskom
Ø  Air
Ø  batu
Ø  gayung
B.  Langkah-langkah pembuatan media:
1) 


Text Box:

Siapkan baskom, air, gayung dan batu.

2)  Masukkan air kedalam baskom menggunakan gayung.
3) 



Masukkan 2 buah batu kedalam air, lalu benturkan agar menghasilkan sebuah bunyi.
5.   



Media eksperimen 2
A.  Alat dan bahan:

Ø  2 botol plastik bekas ukuran sedang
Ø  Lakban/ isolasi
Ø  Gunting
Ø  Cutter/ pisau
Ø  Penggaris
B.  Langkah-langkah pembuatan media:
1)   



Ukur bagian bawah botol ± 2 cm.



2)   Setelah diukur, potong  ujung bawah botol menggunakan pisau atau cutter.


3)  



Lakukan hal yang sama pada botol yang lain.

4)  



Sambung kedua ujung botol yang telah dipotong menggunakan lakban/ isolasi.

6.    Media eksperimen 3
A.  Alat dan Bahan:
Ø  Gelas plastik
Ø  Benang woll/ benang tebal     
Ø  Gunting 
Ø  Paku payung     
Ø  Sapu lidi



B.  Langkah-langkah pembuatan media:
1)   



Siapkan gelas plastik, benang tebal, paku payung atau korek, dan gunting.

2)   Lubangi bagian belakang gelas dengan paku payung atau korek.



3)  



Potonglah benang sepanjang 2-5 meter menggunakan gunting.



4)  



Masukkan benang pada bagian belakang gelas.

5)   Ikat ujung benang dengan lidi yang telah dipotong ukuran kecil



sehingga benang terikat dengan kuat di dalam gelas.

6)  



Lakukan hal yang sama pada sisi yang lain, telepon kabel siap digunakan.










Double Wave: Lembar Media Pembelajaran

 



            

Jenis media: Power Point
Slide 1-2
Slide 3-4
Slide 5-6
Slide
7-8
Slide 9-10
Slide
11



Tidak ada komentar:

Posting Komentar